Tioksolon
Tioksolon, senyawa yang kelarutannya bervariasi di berbagai pelarut; larut dalam etanol 95%, benzena, dietil eter, isopropanol, propilen glikol, dan toluena, tetapi tidak larut dalam air. Sifat-sifat ini membuat Tioksolon cocok untuk berbagai formulasi, terutama untuk aplikasi topikal.

Tioksolon memiliki sifat astringen. Bahan astringen dalam produk kosmetik mengecilkan atau mengencangkan kulit dan mengurangi kadar minyak. Hal ini menghasilkan pengecilan sementara pada tampilan pori-pori dan tekstur kulit yang lebih halus dan kencang secara keseluruhan. Astringen juga dapat membantu menghilangkan kotoran dan minyak berlebih dari kulit, sehingga terasa bersih dan segar. Astringen umumnya ditemukan dalam toner, pembersih, dan produk perawatan kulit lainnya yang ditujukan untuk kulit berminyak atau berjerawat.
Parameter Teknis Utama
| Penampilan | Bubuk kristal berwarna putih pucat hingga kuning |
| Kelarutan | Praktis tidak larut dalam air, sedikit larut dalam etanol |
| Titik lebur | 158,0℃~160,0℃ |
| Identifikasi | Reaksi Maju |
| Konsisten dengan RS. | |
| Khlorida | ≤0,1% |
| Zat Terkait | Resorsinol ≤0,1% |
| Kotoran A≤0,2% | |
| Tidak Ditentukan Maksimum Kotoran ≤ 0,1% | |
| Total≤0,5% | |
| Pelarut Organik Residu | Etanol≤0,5% |
| Kerugian pada Pengeringan | ≤0,5% |
| Abu Sulfat | ≤0,1% |
| Logam berat | ≤20ppm |
| Pengujian | ≥98,5% |

Tioksolon merupakan inhibitor poten karbonat anhidrase I, suatu metaloenzim yang terlibat dalam berbagai proses fisiologis. Aksi penghambatannya ditandai dengan nilai Ki sebesar 91 nM, yang menunjukkan potensi tinggi. Tidak seperti inhibitor karbonat anhidrase tradisional, Tioksolon tidak mengandung gugus sulfonamida, sulfamat, atau hidroksamat, menunjukkan mekanisme aksi yang unik. Tioksolon diduga bertindak sebagai prodrug, yang mengalami pembelahan melalui mekanisme seng-hidroksida karbonat anhidrase II untuk membentuk 4-merkaptobenzena-1,3-diol, yang berikatan dengan situs aktif enzim.
Tioksolon telah banyak digunakan dalam perawatan dermatologis, terutama untuk kondisi seperti psoriasis vulgaris dan jerawat. Sifat antiseboroik, antibakteri, dan antimikotiknya menjadikannya komponen yang berharga dalam formulasi topikal. Selain itu, Tioksolon juga digunakan dalam kosmetik seperti sampo rambut dan pembersih kulit karena manfaatnya dalam mengatur minyak dan antibakteri. Kemampuan senyawa ini untuk menginduksi apoptosis pada patogen tertentu, seperti Leishmania tropica, semakin menegaskan potensinya dalam mengobati infeksi kulit.
Aplikasi
●Efek mengencangkan kulit
●Efek anti jerawat
●Efek anti-bakteri
●Efek anti-inflamasi
Keuntungan
●Menghaluskan kulit
●Tahan terhadap kerutan
●Kulit kencang
deskripsi2




