01
Gum Sklerotium Terhidrolisis
Pengenalan Produk
Gom Sklerotium Terhidrolisis, juga dikenal sebagai Gom Sklerotium atau Skleroglukan (Sclg), merupakan gom alami yang menghasilkan basis gel ketika dicampur dengan air. Gom Sklerotium Terhidrolisis adalah polisakarida (bukan pengemulsi) yang diproduksi melalui proses fermentasi Sclerotium rolfsii pada media berbasis glukosa. Gom Sklerotium Terhidrolisis berfungsi sebagai agen pengental dan pembentuk gel dalam kosmetik dan produk perawatan pribadi, mirip dengan gom Xanthan.
Gom sklerotium digunakan sebagai alternatif alami untuk agen pembentuk gel sintetis seperti karbomer. Gom ini juga berfungsi sebagai agen suspensi, yang secara harfiah menjaga bahan-bahan yang lebih berat dalam formula agar tidak tenggelam ke dasar dan mengharuskan produk dikocok kuat sebelum digunakan. Gom ini memberikan sifat pembentuk gel, penstabil, dan hidrasi yang tinggi pada formulasi kosmetik. Sebagai agen pembentuk gel, gom ini menghasilkan gel padat dengan viskositas yang meningkat, dan sebagai pengental, gom ini dapat digunakan untuk meningkatkan viskositas formulasi. Gom ini dapat terurai secara hayati dan karenanya diproduksi secara berkelanjutan. Khususnya dalam perawatan kulit, gom ini menghasilkan formulasi seperti gel dan kental untuk perawatan kulit, serta bertindak sebagai agen pengkondisi kulit.
Parameter Teknis Utama
Penampilan | Bubuk putih ke putih pudar |
pH | 5.0~8.0 |
Jumlah total bakteri | ≤1000 cfu/gram |
Jamur dan Ragi | ≤100 cfu/gram |
Gom Sclerotium terhidrolisis adalah pengental nonionik yang dihasilkan dari fermentasi jamur Scerotium rolfsii. Jamur ini merupakan spesies jamur kortikoid dan juga patogen tanaman. Gom ini larut dalam air dan memiliki sifat reologi seperti gom sintetis dan alami lainnya. Gom ini juga stabil pada suhu yang lebih tinggi dan digunakan dalam berbagai produk kosmetik. Gom Sclerotium serupa dengan bahan polisakarida lainnya, termasuk gom xanthan dan pullulan.
Gum Sklerotium Terhidrolisis merupakan produk pembentuk gel yang sangat baik, penstabil yang baik, serta ideal untuk emulsi dan suspensi. Gum Sklerotium juga dapat digunakan sebagai pengental dan pengemulsi dalam pembuatan krim. Penambahan Gum Sklerotium mengurangi jumlah minyak yang dibutuhkan dalam fase minyak, sehingga menghasilkan krim yang lebih ringan seperti losion. Karena sifatnya yang non-ionik, asam dan alkali tidak memengaruhi gum sklerotium pada rentang pH yang luas (2,5 hingga 12) dan kompatibel dengan elektrolit. Gum ini juga kompatibel dengan sebagian besar surfaktan yang umum digunakan seperti sulfat, sulfonat, dan garam amonium kuarterner.
Aplikasi
●Pembentukan gel
●Pengontrol viskositas
●Stabilisator
● Pengondisian kulit
Keuntungan
●Sumber alami
●Mirip dengan bahan polisakarida lainnya
deskripsi2





