Schizophyllan
Proses ekstraksi Schizophyllan meliputi: Pengendapan kaldu fermentasi dengan etanol untuk mendapatkan polisakarida ekstraseluler kasar; Ekstraksi miselia dengan air panas, diikuti dengan pengendapan etanol dari ekstrak untuk menghasilkan polisakarida intraseluler kasar; Deproteinasi menggunakan metode Sevag atau pengendapan titik isoelektrik yang dikombinasikan dengan metode Sevag; Pemurnian akhir melalui dekolorisasi karbon aktif, dialisis air mengalir, pengendapan ulang etanol, dan pengeringan vakum untuk mendapatkan polisakarida murni.

Dalam produk kosmetik dan perawatan kulit, Schizophyllan berfungsi terutama sebagai humektan. Profil risikonya relatif aman dan dapat digunakan dengan percaya diri. Umumnya tidak menimbulkan risiko bagi wanita hamil. Schizophyllan bersifat non-komedogenik (tidak menyebabkan jerawat), menjadikannya bahan kosmetik yang ideal. Ia memiliki sifat anti-inflamasi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Secara efektif memperbaiki kulit yang rusak akibat sinar matahari, memberikan manfaat pelembap dan anti-kerut, serta meningkatkan kekenyalan dan hidrasi kulit.
Schizophyllan memperkuat penghalang fisik: Dengan meningkatkan proliferasi keratinosit dan sintesis kolagen, ia mempercepat penyembuhan luka. Ia juga menginduksi ekspresi human β-defensin-2 (hBD-2), meningkatkan aktivitas peptida antimikroba untuk melawan invasi mikroba. Schizophyllan mempertahankan penghalang kimia: struktur heliks rangkap tiganya sangat kuat menahan air, menjaga kadar kelembapan stratum korneum, mendorong pembentukan faktor pelembap alami, dan mengurangi kekeringan serta pengelupasan.
Mekanisme pelembapan Schizophyllan: banyak gugus hidroksil membentuk lapisan hidrasi yang langsung meningkatkan hidrasi stratum korneum, sementara schizophyllan dengan berat molekul tinggi (>1.000 kDa) menciptakan lapisan pelindung pada permukaan kulit untuk mengurangi kehilangan air trans-epidermal. Schizophyllan memberikan peningkatan pemutihan: schizophyllan dengan berat molekul rendah (≤10 kDa), dengan permeabilitasnya yang sangat baik, memberikan hidrasi langsung, sedangkan schizophyllan dengan berat molekul tinggi mengkapsulasi zat aktif pemutih seperti feniletil resorsinol dan flavonoid licorice, melepaskannya secara bertahap melalui jaringan tiga dimensi untuk memperpanjang efektivitas pemutihan. Schizophyllan menunjukkan aktivitas antioksidan: ia menangkal OH, DPPH dan radikal bebas lainnya, mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh sinar UV. Schizophyllan dapat digunakan untuk perbaikan pasca-paparan matahari: ia memperbaiki bintik-bintik akibat sinar matahari, kerutan, dan hilangnya elastisitas kulit.
Parameter Teknis Utama
| Penampilan | Bubuk berwarna putih hingga abu-abu |
| Bau | Bau yang agak khas |
| Kelarutan (0,5% dalam air) | Larutan agak buram |
| pH (0,5% dalam air) | 5.0-8.0 |
| Abu tersulfat | ≤2,0% |
| Kehilangan berat akibat pengeringan | ≤10,0% |
| Logam Berat | ≤10ppm |
| Arsenik (As) | ≤2ppm |
| Piring aerobik | ≤100 CFU/g |
| Ragi & Jamur | ≤100 CFU/g |
| Keberadaan Escherichia coli | Negatif |
| Keberadaan Salmonella | Negatif |
| Kandungan (Total gula) | ≥85,0% |
Aplikasi
●Efek anti-penuaan
●Efek anti-inflamasi
●Perbaikan Kulit Sensitif
●Meningkatkan fungsi pembuluh darah
●Efek pelembap
Keuntungan
●Sumber alami
●Dukungan untuk kesehatan sel
●Perbaikan pasca-matahari
●Efek anti-inflamasi
●Perbaikan Kulit Sensitif
deskripsi2





